Progam Posyandu Dalam Perbaikan Gizi

Februari 22, 2023


      

Foto Kegiatan IVA


KKN MDB - Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan program swadaya yang diselenggarakan dari, untuk masyarakat dalam kemudahan memperoleh pelayanan kesehatan. Posyandu diadakan untuk meminimalisir tingkat kematian ibu dan anak dalam proses persalinan serta kehamilan. 

Program posyandu dibantu oleh kader dibidang kesehatan yang ditempatkan di masing-masing Pos atau Dusun yaitu Pos 1 Dusun Jampi, Pos 2 Dusun Suko, Pos 3 Dusun Pojok. Pelaksanaan Posyandu dilakukan setiap 1 bulan sekali Untuk mengetahui kesehatan ibu dan anak, memperbaiki gizi seimbang dan mencegah stunting di Desa Ngentrong. 

"Isi Piringku" menjadi tema dalam penyuluhan terhadap perbaikan gizi seimbang. Gizi yang seimbang harus memenuhi kriteria wajib dalam isian piring meliputi 1/3 karbohidrat, 1/6 protein hewani, 1/6 protein nabati dan 1/3 makanan pokok. Program isi piringku sangat penting bagi masyarakat dalam menentukan porsi makan yang tepat. Istilah isi piringku sebagai pengganti dari 4 sehat 5 sempurna. Porsi makanan yang tidak seimbang menyebabkan penyakit menular seperti diare, flu, deman, batuk. 

Gizi merupakan zat pada makanan yang diperlukan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan hidup sehat. Bayi dan balita kekurangan gizi akibat asupan nutrisi dan energi yang dicerna dalam tubuhnya tidak seimbang. Apabila gizi tidak terpenuhi dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan yang kurang ideal. 

Penyuluhan gizi merupakan program unggulan posyandu di Desa Ngentrong dalam memberikan arahan dan memantau gizi melalui isi piringku. Untuk mengetahui perkembangan tumbuh kembang anak perlu mendata nama anak, Umur, alamat, nama orang tua,dan keterangan KB. Deteksi Dini Tumbuh Kembang anak (DDTK) merupakan salah satu program posyandu dalam memantau perkembangan anak mulai dari mengukur tinggi badan (TB), lingkar kepala (LK) dan menimbang berat badan (BB). 

Berdasarkan DDTK menimbang BB untuk bayi usia 1-12 bulan, mengukur TB untuk balita usia 18-24 bulan, dan LK untuk pra sekolah usia 48-60 bulan. Hasil pemeriksaan ditulis dibuku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)serta memberikan vitamin dan konsumsi yang bergizi sesuai dengan isi piringku. Pembuatan grafik supaya dapat mengetahui perubahan BB,TB,LK. 

Stunting merupakan program Pemkab Trenggalek guna menurunkan angka stunting yang mempengaruhi tumbuh kembang anak yang dipengaruhi oleh kurang gizi, cacingan dan ditandai dengan tinggi badan dibawah normal. 

Upaya pencegahan stunting yaitu menjaga pola makan, pemeriksaan DDTK secara rutin, imunisasi, pemberian ASI, pola hidup sehat dan wajib periksa ke dokter 2 kali dalam setahun.




Penulis: Kristi Yunita Sari


You Might Also Like

0 Post a Comment

Popular Posts

Like us on Facebook

https://www.facebook.com/profile.php?id=100090459204426&mibextid=ZbWKwL